Review Buku Cerita Anak Islami Salam Kids (Kisah-Kisah Aku dan Ayah)

Halo, assalamualaikum, Wr. Wb. Kali ini saya akan mengulas sebuah buku cerita anak islami yang terbit sekitar empat tahun lalu. Meskipun demikian, buku ini tetap layak dan sangat bagus untuk bacaan si kecil. Nah, buku cerita anak islami ini berjudul Kisah-Kisah Aku dan Ayah karya Dewi Mulyani dengan illustrator Dida. Penasaran seperti apa? Berikut informasi lengkapnya.

 


1.     Informasi Umum Buku

Buku Kisah-Kisah Aku dan Ayah karya Dewi Mulyani terbit pada tahun 2016, tepatnya di bulan Desember. Buku cerita anak islami ini dinaungi oleh penerbit Salam Kids yang berkantor di Ujungberung, Bandung. Dengan isi yang sarat akan makna, buku ini juga disertai ilustrasi menarik dari illustrator Dida. Buku menarik ini memiliki ISBN yaitu 978-602-418-134-5. Selain itu juga memiliki sampul yang khusus berupa hard cover kukuh. Dengan cover yang kuat, buku ini juga tak mudah rusak baik karena tarikan si kecil maupun tumpahan air.



Dalam buku Kisah-Kisah Aku dan Ayah karya Dewi Mulyani ini terdapat 21 cerita. Dengan judul sedemikian rupa, pasti kita penasaran bagaimanakah ragam isinya. Dengan 21 cerita tersebut, buku cerita anak ini memiliki jumlah halaman yakni 142 halaman. Dua puluh satu cerita tersebut diawali oleh Fathimah & Ayah Muhammad SAW, lalu ditutup dengan cerita Hamka dan Ayahnya.

 

2.     Memberi Gambaran Hubungan Ayah dan Anak

Saat kita memikirkan sosok ayah, pasti kita menggambarkannya sebagai pahlawan keluarga, tentu saja selain ibu. Jika ibu adalah superwoman, ayah akan menjadi superman. Namun, adakalanya karakter ayah yang lebih tegas dari ibu membuat ayah disegani oleh sang anak. Posisi ayah sebagai tulang punggung keluarga juga membuatnya sering kehilangan waktu untuk bersama anak sepenuhnya. Meskipun demikian, di balik semua itu sosok ayah pasti memiliki kasih sayang yang besar pula. Dia juga ingin anaknya mendapatkan kehidupan yang baik dan mengambl jalan yang tepat. Di dalam buku cerita anak slami ini terdapat banyak hal yang berkaitan antara ayah dan anak mereka. Sehingga anak maupun orang tua yang membaca buku Kisah-Kisah Aku dan Ayah akan memiliki wawasan sekaligus teladan yang baik.


Pada buku teladan anak ini, hubungan ayah dan anak tidak disuguhkan seacara biasa. Kumpulan cerita tersebut dibangun dari orang-orang yang mulia. Contohnya, seperti apakah kiranya hubungan Nabi dengan anak-anak mereka? Dengan kita membaca buku Kisah-Kisah Aku dan Ayah karya Dewi Mulyani ini, kita bisa mengambil banyak contoh sikap yang positif. Jika si kecil membaca buku ini, dia bisa memahami sikap-sikap seperti apa yang harus dihindari dan sikap yang mana dapat ia tiru.

 

3.     Penuh Kisah Teladan Nabi & Rasul

Buku Kisah-Kisah Aku dan Ayah karya Dewi Mulyani dengan Penerbit Salam Kids ini memiliki dua belas cerita tentang nabi dan ayahnya, juga sembilan cerita dari sosok sahabat bersama anak mereka. Nabi memiliki tugas untuk menyebarkan kebaikan. Selain itu, mereka juga memiliki jabatan sebagai ayah dalam keluarga kecil mereka. Dalam buku ini terdapat Nabi Muhammad SAW, Nabi Ibrahim, Nabi Daud, Nabi Luth, Nabi Nuh, Nabi Ismail, Nabi Sulaiman, Nabi Isqah, Nabi Zakariya, dsb. Sementara cerita ayah dan anak dari sahabat nabi terdapat Umar Ibn Al-Khatkthaab, Abu Sufyan, dll.



Cerita di dalam buku Kisah-Kisah Aku dan Ayah karya Dewi Mulyani ini tak hanya bersi tentang kebahagiaan. Namun, juga cerita sedih yang seharusnya bisa dihindari oleh ayah dan anak-anak yang membaca buku ini. Contohnya, cerita Kan’an dengan Ayah Nuh. Pada suatu waktu Ayah Nuh membuat kapal yang sangat besar untuk mengantisipasi banjir bandang yang akan melanda desa. Sayangnya, Kan’an, sang anak, tidak percaya dengan ayahnya dan malah bergabung dengan orang-orang jahat. Padahal Ayah Nuh sudah berusaha untuk meyakinkan sang anak. Sampai saat banjir bandang tersebut tiba, Kan’an tetap tidak percaya pada ayahnya hingga dia tenggelam dalam banjir tersebut. Nah, dalam cerita ini kita dapat memetik amanat jika kasih sayang ayah sangatlah tulus. Meskipun anak tak mempercayainya, tetapi dia tetap berusaha menyelamatkan sang anak. Sebagai anak yang baik, kita juga harus mendengarkan ucapan ayah kita, selama hal tersebut memang untuk kebaikan. Jangan sampai karena kita keras kepala, malah kita mendapatkan kerugian dan kehilangan keluarga tercinta.



Selain cerita sedih, tentu banyak cerita yang membahagian dalam buku cerita anak islami ini. Misalnya, cerita Fathimah bersama Ayah Muhammad SAW. Ibu Fathimah yakni Khadijah meninggal saat usia Fathimah lima tahun. Di sini Nabi Muhammad mengajarkan kesabaran pada Fathmah. Selain itu, Fathimah juga menjadi lebih mandiri dan meneladani sifat ayahnya. Terutama sifat suka menolong dan bersedekah.

 

4.     Berwarna dengan Ilustrasi yang menarik

Siapa yang tidak menyukai buku penuh warna dengan desain yang menarik? Apalagi untuk anak-anak, tentu menjadi penawaran yang oke agar mereka sedikit lebih lama untuk membaca atau memperhatikan orang tua mereka dalam bercerita. Buku cerita anak yang penuh teladan islam ini menyuguhkan hal positif tersebut. Dari gambar sampul, terlihat jelas jika ilustrasi terkesan sangat halus dan begitu khas. Pada lembar awal buku, terdapat lafaz Bismillah sebagai kelmat pembuka sekaligus sebuah pembelajaran si kecil jika ingin melakukan segala sesuatu kita haruslah membaca basmalah.

Setiap cerita yang ada dalam buku Kisah-Kisah Aku dan Ayah karya Dewi Mulyani diwakili oleh ilustrasi atau gambar. Hampir setiap halaman terdapat gambar untuk memanjakan mata anak dan orang tua. Perpaduan warna yang pas dan kertas krem kecokelatan membuat mata tak mudah lelah. Ditambah, setiap akhir cerita akan ada kutipan ayat Al-quran yang bersangkutan atau amanat tersirat dari cerita yang tersaji. Sehingga, anak pun akan dimudahkan dalam mencerna pesan moral yang ingin disampaikan penulis dalam buku tersebut.



Itu tadi beberapa poin ulasan dari saya. Secara keseluruhan saya menyukai buku ini baik dari packaging maupun isi. Kisah yang disajikan sangat beragam dan terkesan ringkas, sehingga tidak memicu rasa jenuh anak pada buku cerita islami ini.  Selain itu visual yang disajikan apik oleh illustrator benar-benar membantu meningkatkan poin positif. Packaging buku Kisah-Kisah Aku dan Ayah karya Dewi Mulyani yang semacam sampul kukuh juga membuat perasaan lega tersendiri sebagai orang tua. Karena bagaimanapun hard cover memang lebih tahan lama dan aman daripada buku yang memiliki sampul berjenis soft cover. Tambahan, pembatas buku berupa tali benang berwarna merah memudahkan kita untuk menandai halaman yang telah dan akan kita baca. Hanya saja, bagaimanapun buku ini tetap harus dibaca dengan dampingan orang tua. Karena dikhawatirkan anak-anak akan kesulitan menafsirkan hal-hal di dalamnya. Sementara mereka mencari-cari penjelasan, tetap tidak ada yang bisa memberikan rincian, hal itu akan menimbulkan kesalahpahaman nantinya.


Berminat untuk membeli dan memiliki buku Kisah-Kisah Aku dan Ayah karya Dewi Mulyani ini? Buku bisa dipesan di marketplace secara online. Bisa juga dibeli di Omah Buku RN Surabaya alias toko buku saya sendiri, hehe. Ada akun Instagram dan juga Shopee. Bisa coba mampir untuk lihat-lihat koleksi bukunya. Baik, sekilas ulasan untuk Kisah-Kisah Aku dan Ayah karya Dewi Mulyani dari saya. Terima kasih sudah menyimak dan sampai jumpa di ulasan berikutnya.      


Nur Asiyah
Nur Asiyah Penulis yang berkecimpung di dunia fiksi dan memulai langkahnya pada non-fiksi di pena-biru.com

16 komentar untuk "Review Buku Cerita Anak Islami Salam Kids (Kisah-Kisah Aku dan Ayah) "

  1. Kereen mbak review nya. Btw, salam kenal yaa

    BalasHapus
  2. Cerita anak ini bisa mengembangkan imajinasi anak ya kak,..aplgi ditambah nilai2 agama semakin bermakna pesan yg diterima anak pastinya

    BalasHapus
  3. Anak anak kl di dongengi sebelum tidur trntu akan berbekas. Jd kesempatan memberikan cerita yg baik dan keteladanan. Tq infonya, bgs nih ada di marketplace

    BalasHapus
  4. Peersis banget anakku juga suka banget kalo dibacain cerita dia langsung diam. Jadi kalo pas dia tantrum, saya bacakan cerita dia langsung brenti tuh nangisnya. Hihi sekarang emaknya yang capek bacain kadang

    BalasHapus
  5. Buku buku yang sangat berfaedah, waktu saya kecil dulu seneng banget baca buku buku kisah islami seperti itu :)

    BalasHapus
  6. Anakku baru 9bln, nnti klo udah agak besar mau aku bacakan cerita islami juga :)

    BalasHapus
  7. Anak saya juga senangmendengar cerita2 islami

    BalasHapus
  8. Cerita tentang hubungan ayah-anak ini jika sang ayah yang membacakannya, akan menambah bonding yang sangat kuat.
    Para ayah di Indonesia, mayoritasnya hanya tahu beres saja.
    Kadang ini membuat saya prihatin.

    BalasHapus
  9. Kisah-kisah seperti ini bisa menjadi pembelajaran pada anak. Juga menumbuhkan karakter yang diinginkan oleh kedua orang tuanya.

    Jadi, kedua orang tua bisa sangat terbantu dengan buku-buku seperti ini.

    BalasHapus
  10. Bagus ini bukunya, secara khusus mengulas tentang hubungan ayah dan anak melalui cerita. Bukan cerita khayalan, tapi benar-benar pernah terjadi di masanya.

    BalasHapus
  11. bukunya sangat menarik dan cocok di baca saat bersama anak yang masih belum sekolah

    BalasHapus
  12. buku-buku seperti ini yg bagus. berisi kisah-kisah moral yang secara tidak langsung juga menanmkan adab kepada anak terhadap orang tua, khususnya kepada ayah.

    BalasHapus
  13. Memang wajib nih membeli buku untuk anak kisah kisah Islami karena anak juga perlu mengenal agama sejak dini walau mulai dari hal sederhana

    BalasHapus
  14. mbak ini cocok untuk anak berapa tahun kayanya ya? 5 tahun udah pas blm ya?

    BalasHapus
  15. Bukunya bagus2 mbak, kl diberikan buat bacaan untuk anak2 pastinya mereka senang yaaa. Cover bukunya juga keren2 ya. Jadi pengen punya bukunya

    BalasHapus
  16. Wah, bagus ini ya mbak? Cari buku untuk anak itu memang harus yang menarik. Diantaranya mengunakan kalimat yang bikin penasaran

    BalasHapus

Posting Komentar